Memahami Managerial Tipe Te #Hari 10

Terakhir adalah sikap yang mudah bergaul yang dimiliki suami sehingga sangat mendukung sisi kemampuan managerialnya. Karena beliau cenderung selalu ingin mempunyai suatu otoritas maka di lain pihak untuk mewujudkan munculnya otoritas maka diperlukan adanya orang lain. Untuk itu disini sangatlah bermanfaat jika ia mempunyai banyak teman, karena merekalah yang akn membantu mewujudkan terbentuknya managerial yang baik.

Lagi-lagi, sikap suami saya ini sangat bertolak belakang dengan saya yang kurang bisa membaur dengan orang yang baru dikenal. Dengan kata lain saya cenderung pendiam dari pada suami saya. Hal inilah yang membuat suami saya juga bisa menjadi seorang manajer yang baik. Karena bisa berkomunikasi dengan baik dengan orang lain.

Iklan

Memahami Managerial Tipe Te #Hari 9

Dengan potensi kemampuan managerial yang baik, suami saya adalah orang yang harus bisa menemukan pabrik yang sesuai dengan apa yang ia minati, sehingga ia semakin bisa berkembang dengan baik. Dengan focus managerial yang baik ini maka beliau sangat bisa untuk menduplikasi produk dengan baik pula.

Beliau adalah seorang yang forcefull dalam bekerja. Menjalankan apa yang menjadi tanggung jawabnya dengan amanah. Di samping itu, kelemahan yang harus di imbangi adalah terkadang saat banyak pekerjaan hingga tidak sempat memperhatikan keluarga di rumah. Untuk itu, diperlukannya sikap saling mengingatkan antara saya dengan suami agar saling bisa melengkapi kekurangan maupun kelebihan masing masing. Misalnya seperti yang saya amati jika seharian suami sangat sibuk dengan pekerjaanya maka saya yang menginisiasi untuk menghubungi dan berkomunikasi tentang kondisi masing masing.

 

Memahami Managerial Tipe Te #Hari 8

Pengamatan kali ini adalah sifat khas dari seorang yang menonjol sikap komandan yang melekat pada diri suami saya, yakni tidak suka di beri komando orang lain. Seperti hari ini, saat ia lelah berkerja dan dia sedang mager untuk melakukan aktivitas lainnya selain hanya tidur saja di rumah. Maka saya sudah memahami bahwa apapun ocehan saya sudah past tidak akan di dengar. Maka saya menenangkan diri sendiri saja untuk tidak melibatkan emosi dan berusaha berfikir sejernih mungkin dengan mengingat ingat kebaikan suami saya yang lainnya, sehingga saya bisa lebih bersyukur.

Memahami Managerial Tipe Te #Hari 7

Reserved dan Planner, kedua sikap tersebut saling mendukung dalam kepribadian suami saya. Beliau sangat tidak nyaman dengan ketidak pastian. Untuk itu, lebih baiknya semua hal itu di rencanakan dengan matang. Misalnya, dalam keseharian saya harus sudah siap jika sewaktu waktu suami saya menanyakan menu makanan mulai dari sudah siapkan bahan bahannya atau sudah siap jadwal memasak sehingga kapan makanan akan siap bisa di perkirakan.

Karena memang beliau tidak suka dengan sesuatu yang tanpa rencana, misalnya saya belum siap masakan dan harus dadakan masaknya. Maka beliau sudah tidak mau menunggu dan memilih makan di luar.

Memahami Managerial Tipe Te #Hari 6

Penuh pertimbangan (thoughtful) adalah salah satu sikap yang mendukung kemampuan managerial suami. Seperti pada pengamatan kali ini, yakni saat menentukan gaji karyawan. Saat menghitung gaji karyawan saya selalu berdiskusi dengan suami saya agar seimbang antara saya yang suka mengandalkan perasaan dan suami yang mengandalkan logika.

Dan sangat terlihat sekali bahwa suami adalah orang yang penuh pertimbangan. Dia bisa memperhatikan semua aspek dalam penentuan gaji karyawan dari segi jam kerja dan beban kerja. Dan suami saya lah yang selalu mengingatkan saya untuk memberika porsi tunjangan yang cukup untuk karyawan seperti saat akan lebaran tahun ini. Suami saya sudah mewanti wanti saya untuk menyiapkan tunjangan hari raya untuk para karyawan.