Stimulasi Tak Mengenal Usia

Catatan belajar kali ini tentang sebuah perenungan bahwa ternyata kita selalu membutuhkan stimulasi belajar.

Tidak hanya bayi dan balita saat golden age saja yang penting untuk mendapat stimulasi, tetapi orang dewasa pun tidak kalah penting untuk mendapat stimulasi belajar. Saya merasakan bagaimana benar benar terstimulasi untuk belajar dengan fokus dengan mengikuti pembelajaran online dengan komunitas belajar ibu ibu milenial.

Belajar bersama menjadi sangat menyenangkan. Serasa dalam suasana kondusif dalam kelas yang sesungguhnya. Saya didorong untuk menyelesaikan target belajar yang saya buat sendiri. Dan belajar untuk bisa fokus di era yang penuh dengan distraksi. Inilah cobaan yang berat di era ini.

Dalam pekan kedua belajar di kelas bunda cekatan saya belajar tentang bagaimana menulis cerita anak. Walaupun saat ini masih berusaha untuk mencari buku buku yang bisa digunakan untuk referensi.

Yang kedua saya belajar potluck yang menarik tentang belajar membuat doodle. Video menarik yang menjelaskan langkah langkah yang bisa dilakukan untuk berlatih doodle.

Yang pertama adalah dengan amati, tiru dan modifikasi. Metode ini sangat sesuai dengan cara belajar yang saya lakukan. Yang kedua dengan banyak berlatih., Learning by doing, practice make perfect…

Selanjutnya kita bisa menyiapkan perlengkapan untuk membuat doodle yaitu pensil, penghapus, dan spidol dengan berbagai macam ukuran kepala spidol.

Peta Belajar

Dari belajar tentang metakognisi dalam perkuliahan ibu professional, kita mengetahui pentingnya membuat peta belajar. Dengan peta belajar kita akan merumuskan ilmu apa yang perlu dipelajari, apa tujuannya, bagaimana strategi belajar yang digunakan dan dari mana sumber ilmu tersebut di dapat.

Setelah kita merusmuskan kegiatan yang kita bisa dan kita bahagia melakukannya dalam bentuk telur hijau. Dan ketrampilan yang mendukung kebahagiaan itu kita rumuskan dalam telur merah. Kali ini kita akan merumuskan ilmu apa saja yang harus kita pelajari agar kita bisa terampil di telur orange. Ilmu itu akan di ibaratkan telur orange. Menarik bukan….. namanya juga kelas telur -telur…. Kita akan merumuskan maksimal 5 telur orange.

Fokus…fokus…fokus

Selalu ada catatan menarik tentang pembelajaran di institute ibu professional. Kali ini, mendapat nice home work berupa grafik prioritas membuat saya merasa de javu dengan masa di awal memasuki sesi matrikulasi.

Mengikuti matrikulasi ibu professional itu sangat berkesan. Di matrikulasi, saya banyak menemukan jati diri. Saya belajar membuat misi hidup, belajar menemukan passion yang ada dalam diri saya. Setelah itu menemukan minat dan bakat, sejak saat itu saya menjadi lebih percaya diri dan lebih bahagia. Yakni bahagia karena telah lebih mengetahui tujuan hidup dan memutuskan menjadi siri sendiri dengan passion oriented. Bonusnya, semakin saya mengenal diri saya sendiri, semakin besar rasa takjub kepada Sang Pencipta. Masha Allah Tabarakallah.