Catatan Kajian

Sebenar-benarnya Warisan


Bukanlah harta yang melimpah adalah warisan yang paling berharga,  karena harta itu tidak akan menjamin keselamatan keturunan kita mendapat pertolongan di dunia.

Harta warisan yang banyak tidak akan menjamin seratus persen akan bisa menjadikan anak cucu kita kaya, terlebih lagi menjadikan anak cucu kita menjadi generasi yang sholeh.
Tetapi satu hal yang pasti dan telah dijanjikan yaitu apapun amal perbuatan kita, kita akan menuai hasil dari amalan itu kelak. Maka amal kebaikan kepada orang lain adalah sebuah investasi berharga kita selama kita hidup didunia. Apabila kita berbuat baik kepada orang lain maka amal kebaikan kita akan kembali kepada kita dan juga dapat dinikmati oleh anak cucu kita.

Sedikit bercerita tentang orang tua saya, pertama kali saya paham tentang konsep membantu orang adalah dari ibu saya. Bapak saya adalah penambal ban di pinggir jalan suatu ketika saat hari sudah larut Bapak saya sudah tutup, tetapi ada orang yang ban nya bocor meminta bantuan Bapak. Saat Bapak mau menolak karena sudah tutup, saya menyaksikan Ibu saya bilang, “Pak, jangan ditolak, anggap itu amal membantu orang yang kesusahan, biar nanti kalau anak kita kesusahan diluar sana itu ada yang menolong.”

Sejak saat itu, saya selalu mengingatnya agar dapat selalu bersemangat dan ikhlas dalam tolong menolong.

Iutlah warisan yang terbaik, yaitu investasi kebaikan untuk kebaikan anak cucu kita kelak. Sehingga generasi kita menjadi generasi yang sholeh. Bukanlah kesholehan, ketaqwaan adalah bekal terbaik menggapai kebahagian dunia dan akhirat.

Selama ini, jika saya melihat anak yang cantik, tampan,pintar dan sholeh saya langsung terfikirkan betapa besar kemungkinan amal ibadah yang telah dilakukan oleh orang tuanya.

Yuk menyiapkan warisan yang terbaik.

Iklan

11 thoughts on “Sebenar-benarnya Warisan

  1. Istilah yang dipake orangtua Jawa adalah “nandur” artinya menanam kebaikan. Kalo itu amal jariyah, ilmu bermanfaat dan anak sholeh maka pahala (dan kebaikannya) tidak terputus walau yang berbuat sudah wafat.

    Posting yang berguna, trims pencerahannya. Ini kunjungan balasan dari saya, Kakak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s