Artikel

Aku dan Dunia


Suatu hari Ibnu Mas’ud pernah memasuki rumah Rosulullah dan mendapatinya berbaring di atas tikar anyaman daun kurma yang membekas pada pipinya.

Dengan sedih, Ibnu Mas’ud berkata, “Ya Rosulullah, apakah tidak baik aku mencarikan sebuah bantal untukmu.” Nabi Menjawab,”Tidak ada Hajatku untuk itu. Aku dan dunia adalah laksana seseorang yang sedang bepergian, sebentar berteduh di kala hari sangat terik di bawah naungan pohon yang rindang untuk kemudian berangkat pula dari situ ke arah tujuannya”

“Tidak ada hajatku untuk itu” coba kawan kita renungkan setiap kita menginginkan sesuatu, tanyakan pada diri kita apakah ada hajat kita untuk itu diakhirat kelak. Akhirat dimana tempat kita akan kembali, dan tinggal lebih lama.

Dengan demikian semoga kita lebih memanfaatkan waktu kita di dunia yang singkat ini. Sehingga kita terhindar dari hal-hal dan perbuatan yang sia-sia belaka. Apalagi melakukan hal-hal yang diharamkan oleh Allah Subhanallah wa taala.

Iklan

4 thoughts on “Aku dan Dunia

  1. Subhanallah … nilai-nilai dari sang manusia terbaik selalu saja mencengangkan. Bahkan yang sudah mengaji belasan tahun pun sampe berkata … itu kan nabi, kalo kita kan gak harus sampe segitunya.

    Menggenggam dunia bukan untuk menikmati, memimpin manusia bukan untuk menguasai. Sungguh prinsip pejuang kemerdekaan yang paripurna. Semoga kita bisa mencapai tingkatan itu seperti para sahabat, atau tabi’in, atau tabi’it tabi’in, atau ulama salaf, atau ulama khalaf, atau setidaknya seperti mukmin yang hanif.

    Komen di “warisan” gagal, ini kunjungan balasan saya. Barokallahu fik …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s