Artikel

Imbalan Yang Lebih Indah untuk Ibu dan Bapak


Suatu ketika sebagai seorang anak perempuan,pasti nantinya akan meninggalkan orang tuanya. Setelah menikah, di dalam Islam, wali seorang perempuan digantikan oleh suaminya. Maka semua urusan terkait sang istri berada di bawah izin suami, termasuk dalam hal berbakti kepada kedua orang tua bagi sang istri.

Demikianlah seharusnya seorang perempuan menempatkan dirinya, akan tetapi di era modern ini terdapat sebuah pemikiran yang kini banyak berkembang di masyarakat, pernahkah kita mendengar seorang ibu yang berkata pada anak perempuannya bahwa sang anak jangan terburu menikah, karena jika sang anak terburu menikah maka sang orang tua tidak balik modal, bahkan teman saya mengatakan bahwa pokoknya dia harus bisa istilahnya balik modal untuk orang tuanya baru akan menikah. Haruskah seperti itu, sengaja atau tidak, akan tetapi bagi anak perempuan terkadang semangat ini menjadi pedoman mereka dalam menjalani kehidupan.

Akan tetapi islam beratus tahun yang lalu, telah memikirkannya. Kabar yang menggembirakan bagi seorang orang tua yang memiliki anak perempuan.

Diriwayatkan oleh Aisyah ra. ia berkata: “Aku kedatangan seorang ibu miskin yang membawa kedua anak perempuannya. Aku berikan kepadanya tiga butir buah kurma. Kemudian ia memberikan masing-masing dari kedua anaknya satu butir kurma dan yang satu butir lagi ia ambil untuk dimakan sendiri. Akan tetapi, ketika ia akan memakannya, kedua anaknya itu memintanya. Akhirnya satu butir kurma itu dibelah dua dan diberikan kepada mereka berdua. Kejadian itu mengagumkanku. Maka, aku ceritakan hal itu kepada Nabi saw. Dengan demikian beliau bersabda: “Allah saw. mengharuskan ibu itu masuk surga atau membebaskannya dari neraka disebabkan kasih sayangnya terhadap anak perempuannya.” (HR. Muslim)

Sekiranya para Ibu dan Bapak  akan menempati tempat yang membuat iri setiap hati yang beriman. Sebuah tempat yang hanya dimiliki oleh orang-orang istimewa. Itulah tempat yang dekat dari sisi Nabi yang mulia.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra bahwa ia berkata: Rasulullah saw. telah bersabda: “Barangsiapa mengurus dan mendidik dua anak perempuan hingga mereka dewasa maka ia datang di hari kiamat bersamaku.” Beliau merapatkan jari-jemarinya. (HR. Muslim)

Dalam hadits ini terdapat bisyaroh (kabar kembira) yang besar bagi orang yang dikaruniai dua anak perempuan kemudian ia merawat dan mendidiknya dengan baik, dimana ia nanti di hari kiamat masuk dalam kelompok Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam, dan senantiasa menyertai beliau sebagaimana jari telunjuk dan jari tengah yang akan selalu berdampingan dan dekat ketika digenggamkan. Hal ini cukup menjadi keutamaan dan kebanggaan karena orang yang berada di sisi Rasulullah pada hari yang penuh dengan rasa bingung dan goncang hati Insya Allah akan terjamin dan aman dari kekacauan yang terjadi pada hari itu.

Dalam riwayat lain dikatakan, “Barangsiapa yang mengurus dua anak perempuan maka aku dan dia akan masuk surga seperti ini.” Beliau berisyarat dengan dua jarinya (telunjuk dan jari tengah). (HR. Tirmidzi)

Pengertian hadits ini adalah bahwa orang seperti itu akan termasuk assabiqunal-awwalun (yaitu orang-orang yang lebih dahulu) dalam masuki surga.

Sungguh bukankah ini merupakan sebuah imbalan yang jauh lebih indah dari pada apa yang bisa diberikan oleh seorang anak perempuannya di dunia.

Iklan

59 thoughts on “Imbalan Yang Lebih Indah untuk Ibu dan Bapak

  1. harusnya dibaca sama orang – orang tua yang berpikiran di ‘era modern’ seperti yang tetik bilang itu yah,
    biar mereka juga memikirkan urusan akhirat, bukan hanya sekedar ‘balas jasa di dunia’
    🙂

  2. mbak…kalau yang anak peremnpuannya cuma satu gimana ya? bisa masuk surga jg g? kok semuanya bilang 2 jadi yang kepikir itu jumlah minimal utk bisa masuk surga 🙂 kasih pencerahan ya.
    Btw ijin copas boleh mbak? dan salam kenal. TK

    1. Salam kenal
      siap kunjungan balik nih 🙂

      tentang hadist kabar gembira buat Ibu dan bapak sebnrnya masih banyak riwayat yang lain. bisa dikaji lagi ada juga yang menyebutkan hanya dengan memelihara anak perempuan dengan baik maka akan membuka jalan Orang tuanya ke surga.

  3. happy new year ..

    ortu qu enggak th,, cuma aku aja yg berpikiran harus bisa memberikan sesuatulah.. kalo balikin modal kayana gak bakalan bisa .. hehehe 😀

  4. Tapi sering kali imbalan seperti itu kurang menarik buat kita. Karena apa?. Kita lebih menyukai yang instan2 dan langsung bisa dirasakan di dunia. padahal dunia hanyalah sementara. Aneh….

      1. kayak dah di jawab nih ma mas nya di atas Mbak Devi
        tetik kagak jawab lagi yaw…
        he.he.he.. ngelessss

  5. wah ada ya yang sampai kepikiran balik modal segala…. lha kalo ntar gak nikah2 karena cari yang “menguntungkan” malah ntar gak jadi nikah beneran…rugi dunk^^. masalahnya mungkin banyak ortu yang jadi ortu dadakan atau terpaksa misal karena keadaan atau karena kesalahan yang dibikin sendiri, kondisi demikianlah yang membuat mereka tidak dapat mengerti sepenuhnya tanggungjawab sebagai otangtua.
    Maaf ya Mbak, baru bisa berkunjung^^

  6. Saya mendidik kedua anakku, lelaki dan perempuan, agar nanti bisa mandiri, berkeluarga secara baik, mengamalkan ilmunya dan berbuat baik bagi sesama.
    Dan mudah2an uang pensiun saya serta jaminan asuransi kesehatan masih cukup, agar nanti tak membebani anak-anak saat mereka sudah berkeluarga dan direpotkan oleh keluarganya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s