Artikel

Terus Berjuang Meski Selalu Tampak Gagal


“Siapa yang punya keinginan kuat untuk bertumbuh, maka jiwanya tidak menginginkan kecuali capaian yang tinggi. Seperti kobaran api, kita ingin mematikannya, tapi justru terus meninggi” (Ibnu Qutaibah)

Bagai sebuah kobaran api, berusaha menapaki perjuangan tidak sesederhana apa yang kita rencanakan atau yang kita banyangkan. Di tengah-tengah perjuangan kemungkinan kita akan mengalami banyak sekali rintangan, dan sesuatu yang kita anggap sebagai sebuah kegagalan. Kita sering mendengar bahwa kegagalan adalah sebuah keberhasilan yang tertunda, kita tidak pernah tahu di titik yang ke berapa kita akan menuai keberhasilan. Seorang Thomas Alfa Edison tidak akan pernah menemukan Bohlam jika di kegagalannya yang ke 98 kalinya, dia menyerah dalam usahanya. Dalam perjuangan senantiasa nikmatilah apa apa yang kita dapatkan dalam berproses, jangan pernah melihat usaha kita dari hasil yang kita dapatkan, yang lebih penting adalah proses dan upaya kita dalam meraih kesuksesan.

Abu Hurairah berkata bahwa Rosulullah bersabda “ Berbuatlah sesuai syariat dan benar, tiada seorangpun diantara kamu yang selamat (dari siksa neraka) karena amalnya”. Setiap yang kita langkahkan ada hisabnya, maka janganlah merasa sia-sia dalam mengerjakan sesuatu akan tetapi dalam perbuatan kita terdapat dua pilihan yaitu kebaikan ataukah keburukan, jika perbuatan kita tidak tergolong dalam kebaikan maka pastilah perbuatan kita tergolongan dalam keburukan, tinggal bagaimana kita melangkah. Allah telah menjamin bahwa apapun yang kita perbuat atau amalkan akan terhisab di hari akhir, walaupun sebuah kegagalanpun yang kita tunai jika dalam menjalaninya kita melakukan kebaikan dengan keridhoan Allah maka tetap terdapat perhitungan terhadap amalan kita.

Begitu pula dalam berjuang dalam dakwah, sebuah jalan yang tidak bertaburan bunga-bunga harum, melainkan jalan terjal dan panjang. Jalan yang memerlukan kesabaran, ketekunan memikul beban, kemurahan hati, pemberian dan pengorbanan tanpa mengharapkan hasil yang segera tanpa putus asa. Yang kita perlukan adalah usaha yang terus-menerus dan berserah kepada Allah. Jika kita mengharapkan hasil niscaya kita akan merasakan kekecewaan dan kekecewaan. Ini adalah bagian dari sebuah ujian, tampa menafikan bahwa manusia diciptakan untuk menjadi khalifah di bumi akan tetapi tujuan lain manusia diciptakan adalah untuk menguji keimanannya. Allah berfirman : ”Aliif Laam Miim, Adakah manusia menyangka bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan kami telah beriman,padahal mereka tidak diuji. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka. Lantaran itu Allah mesti mengetahui orang-orang yang benar dan orang-orang yang berdusta.” (Al Ankabut 1-3). Dan yang perlu kita garis bawahi setelah kita ber istiqomah, terus berjuang, maka ujian terberat setelah itu adalah kesungguhan.

Iklan

28 thoughts on “Terus Berjuang Meski Selalu Tampak Gagal

  1. Mari bersama kita menjadikan sebuah kegagalan sebagai sebuah anugerah, karena kita diberikan waktu yang lebih lama untuk belajar sampai sesuksesan sejati hadir dan bersemayam dalam kehidupan kita …

    Salam BURUNG HANTU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s