Goodreads

Shohirul Menara


Sangat menakjubkan bisa menuliskan kisah kita seperti yang telah dilakukan oleh Akhmad Fuadi, mencetak jejak  langkah kita dengan uraian tinta kata-kata yang sepanjang zaman, dapat dibaca oleh siapapun untuk diambil hikmahnya. Sayang tidak semua orang dapat melakukannya, meski banyak yang berkeinginan.

Membaca novel “negeri 5 menara” serasa membaca sebuah komik, Akhmad Fuaidi menulis dengan bahasa yang sangat mudah dimengerti  dan dengan piawai menyematkan guyonan lucu yang sangat mengalir membuat pembaca terpingkal dengan guyonan spontan tersebut. Novel ini menceritakan lima sahabat karib yang meniti pendidikan di pondok madani, Qontor Jawa Timur. Dinarasikan oleh salah satu anggotanya, Alif Fikri, berasal dari Maninjau Sumatra Barat, berasahabat dengan Said dari Surabaya, Baso dari Medan, Raja dari Kalimantan, Dulmajid dari Madura. Karena ada suatu ikatan diantara mereka, mereka menyebut diri mereka dengan sebutan “Sohirul menara”, dan setiap orang disebut menara1, menara2 dan seterusnya. Bagai membuat reportase berita, kita seakan berada dalam suasana pondok madani yang sangat disipiln dan mendengar langsung petuah-petuah hebat dari ustad-ustad yang bergelar doctor dari luar negeri, jago beberapa bahasa dan hafidz Al qur’an tentunya. Salah satu kelas favorit saya adalah kelas Ustad Salman, kelas malam yang sengaja digunakan untuk membuang lelah setelah seharian belajar dari ilmu agama sampai ilmu umum. Di sini ustadz Salman mendrongkak jiwa-jiwa yang letih dengan setumpuk buku tebal mulai dari Mandela Biography, BJ Habibi, Mutiara dari timur, Bung Hatta, Pribadinya dalam kenangan, Martin Luther hingga Muhhammad, the Man Of Allah.

PM dengan ribuan santri-santrinya seakan seperti sekolahan di Harry Potter, sangat seru dan menarik. Apalagi yang belum pernah merasakan berada dikawasan pondok, seperti  saya.  Sebuah sekolah peradaban yang mengantarkan sang Shohibul menara meraih impiannya terbang ke lima penjuru benua di Dunia. Kisah mereka menyadarkan kita bahwa kesuksesan hidup tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan, dan ketentuan Allah yang terkadang kita ragukan dapat menganatarkan kita ke puncak menara kesukseksan yang kita inginkan.

Selamat membaca, sebelum novel ini akan di filmkan lho…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s