Artikel

Nikmatnya Berbirrul Walidain


Masih hangat di telinga ini mendengarkan sebuah nasihat, bahwa kedua orang tua kita adalah sebuah pintu surga. Beruntunglah kepada orang-orang yang masih mempunyai kedua orang tua sehingga pintu suraga yang istimewa itu masih terbuka lebar untuk kita. Dan semakin bersyukurlah kita yang yang sadar akan kesempatan itu, karena tidak sedikit dari kita yang sangat-sangat mensia-siakan kesempatan ini.

Mengingatkan kita kembali keistimewaan dari Birrul Walidain yang diajarkan oleh islam kepada kita:

1. Allah mewasiatkan kepada kita, manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tua, sebagaimana misalnya firman Allah dalam surah Al Ahqaaf: 25 yang artinya, “Kami wasiatkan kepada ummat manusia supaya berbuat baik kepada kedua orang tua….”

2. Perintah berbuat baik kepada kedua orang tua diletakkan Allah SWT di dalam Al Qur’an setelah perintah beribadah hanya kepada-Nya, sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surah Al Baqarah: 83 yang artinya “Dan ingatlah ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil yaitu, “Janganlah kamu menyembah selain Allah, berbuat baiklah kepada ibu bapakmu,….””

3. Perintah berterima kasih kepada kedua orang tua diletakkan Allah SWT setelah perintah berterima kasih kepada Allah SWT, sebagaimana firman-Nya di dalam surah Luqman: 14 yang artinya, “Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua ibu bapaknya, ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang semakin lemah, dan menyusukannya selama dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepadaKulah kembalimu.”

4. Rasulullah SAW meletakkan birrul walidain ini sebagai amalan nomor dua terbaik setelah shalat tepat waktu, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Diriwayatkan dari ‘Abdullah ibnu Mas’ud ra, dia berkata, “Aku bertanya kepada Nabi SAW, “Apa amalan yang paling disukai oleh Allah SWT?” Beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa?” Beliau SAW menjawab, “Birrul walidain.” Kemudian aku bertanya lagi, “Seterusnya apa?” Beliau menjawab, “Jihad fi sabililah.””” (HR. Muttafaqun ‘alaihi)

5. Perintah berbakti kepada kedua orang tua didahulukan atas jihad dan hijrah. Dalilnya, selain hadits yang telah disebutkan sebelumnya, “Dari ‘Abdullah bin ‘Amr ra, dia berkata, “Ada seorang laki-laki yang meminta izin kepada Nabi SAW untuk berjihad, maka Rasulullah SAW bersabda kepadanya, “Apakah kedua orang tuamu masih hidup?” Dia menjawab, “Ya, masih.” Beliau pun bersabda, “Maka pada keduanya, hendaklah engkau berbakti.”” [HR. Muttafaqun ‘alaihi]

Sejalan dengan hadits tadi di hadits lain Rasulullah SAWpun bersabda, “Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash ra, dia berkata, “Ada seorang laki-laki menghampiri Nabi SAW seraya berucap, “Aku berbai’at kepadamu untuk berhijrah dan berjihad dengan mengharapkan pahala dari Allah.” Beliau bertanya, “Apakah salah seorang dari kedua orang tuamu masih hidup?” Dia menjawab, “Ya, masih, bahkan kedua-duanya.” Maka beliau bersabda. “Berarti engkau menginginkan pahala dari Allah?” Dia menjawab, “Ya.“ Beliau bersabda, “Kembalilah kepada kedua orang tuamu, lalu pergaulilah mereka dengan baik.””” [HR. Muslim]

Dan masih banyak lagi jika kita banyak belajar dan menyelami Islam sangatlah dapat membuat hidup kita semakin damai, karena menyenangkan hati orang tua adalah hal yang sangat menyenangkan. Sekedar pulang untuk menemani sholat berjamaah, mengingatkan sholat, belajar membaca Al-quran bersama, serasa hati ini ingin selalu dekat bersama mereka untuk terus mendekatkan kami kepada sang Khalik. Terkadang bersama mereka dan mendengarkan

Dengan penuh syukur kita yang masih dapat berbakti kepada orang tua, kita yang tidak berada jauh dari mereka, kita bisa sesekali bisa menemui mereka, kita yang bisa memberika sesuatu untuk menghibur mereka walaupun itu sangat belum bisa memenuhi kebutukan mereka. Mereka yang selalu mendoakan rizki kita, semoga kita selalu mengingat mereka pertama kali di saat kita memperoleh sedikit rizki, bukan barang-barang pribadi kita yang ingin kita beli.

Iklan

4 thoughts on “Nikmatnya Berbirrul Walidain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s