Artikel

Bagai Tanah Tandus


Sejenak terenyah hati ini sewaktu tersadar akan masih kurang bahkan tidak mempunyai sebongkah ilmupun untuk berdakwah.

Dalam syuro kontrakan kemarin malam, miris hati ini dengan belum kondusifnya rasa ukhuwah antar anggota kontrakan, kita bagaikan satu rumah akan tetapi terbentang jauh rasa dan pemahaman akan masing-masing personal. Rumah yang selalu didambakan sebagai tempat terurainya kesal, lelah dan haus akan kenyamanan, tempat ternyaman untuk menuntut ilmu setelah ruang kuliah yang penat. Rumah tarbiyah yang diharapkan menghasilkan kader-kader dakwah yang memiliki keseharian dan urusan pribadi serta rumahnya yang terjaga dengan ruh-ruh yang senantiasa diucapkan asma Allah di setiap detiknya. Subbhallah, kapan ya….

Terlihat belum adanya tsiqoh antara anggota kontrakan dengan mas’ul kontrakan adalah hal yang kurang menyenangkan, saat di bacakan lagi terkait peratutan kontrakan masih banyak sekali protes yang tidak hanya di forum bahkan di keseharian pun sangat menyepelekan. Sebagaimana dalam peratuturan untuk mengikuti kajian minimal satu kali dalam satu minggu, ada yang mengungkapkan “kenapa harus datang, bisa gak digantikan dengan mendengarkan taujih di computer?”

Disaat itulah hati ini merasa kecewa bukan karena pertanyaan, akan tetapi karena tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan bagus sehingga dapat memahamkan bahwa pahala yang akan kita terima akan lebih banyak jika kita menghadiri majelis taklim, yang dijanjikan oleh Allah saat kita di majelis maka malaikat akan ikut mendoakan kita di pojok-pojok ruang taklim yang kita hadiri. Dan adanya hitungan amalan kita tersendiri sejumlah berapa jauh jejak kaki kita melangkah untuk mengahadiri kajian tersebut. Bagaimana mau disebut aktifis dakwak, dai atapun murobbi, jika belum bisa menjadi panutan yang baik di kalangan terdekat kita yaitu pada teman-teman serumah kita.

Iklan

3 thoughts on “Bagai Tanah Tandus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s