Artikel

Info Pertukaran Pelajar


Program Pertukaran Pemuda Indonesia

I. Pertukaran Pemuda Indonesia Australia (PPIA)

Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP)
“Australia-Indonesia Youth Exchange Program” (Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia – PPIA), dilaksanakan dibawah kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dan Australia yang telah diselenggarakan sejak tahun 1981.

Tujuan
Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi pemuda Indonesia dan Australia untuk memahami budaya, pembangunan dan cara hidup di kedua negara melalui metode People to People Contact.

Pengelolaan
Program ini di Australia dikelola dan dibiayai oleh Australia-Indonesia Institute, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT). Di samping itu, program ini juga didukung oleh Cultural Office dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Pelaksanaan program di Australia dikordinasikan oleh The Communication Network (TCN) , sebuah organisasi konsultansi yang berfokus khusus pada proyek kerjasama bilateral. Dari pihak Pemerintah Indonesia, program ini dikelola oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga , dibantu oleh alumni program yang tergabung dalam wadah Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI).

Bentuk kegiatan
· Peserta program berumur antara 20 sampai 25 tahun, dan masing-masing grup berjumlah 18 orang yang terdiri dari 9 laki-laki dan 9 wanita.
· Grup Indonesia mengunjungi Australia biasanya mulai awal Oktober selama dua bulan. Satu bulan pertama dihabiskan di wilayah pedesaan dan satu bulan sisanya di wilayah perkotaan. Peserta akan tinggal dengan keluarga Australia dan melakukan kerja magang di kedua tempat tersebut.
· Mendekati akhir Nopember, peserta Australia akan dipertemukan dengan mitranya (counterparts) peserta dari Indonesia dan bergabung untuk mengikuti program orientasi bersama.
· Setelah mengikuti program orientasi bersama, kedua grup akan menuju ke Indonesia untuk melaksanakan program di Indonesia. Biasanya program ini akan berlangsung pada periode Desember sampai Januari.
· Sistem mitra (counterparts) akan dilaksanakan pada program di Indonesia, dimana peserta Australia akan dipasangkan dengan peserta dari Indonesia.

Program di Indonesia terbagi dalam dua bagian:
· Program di desa mengharuskan grup untuk tinggal di desa dengan orangtua angkat dan melaksanakan proyek-proyek pembangunan masyarakat desa (community development) dan kegiatan sosial; dan,
· Program di kota dimana grup akan tinggal dengan orangtua angkat dan melaksanakan kerja magang yang sesuai dengan minat dan keahlian peserta bila memungkinkan.
Setiap tahun AIYEP dilaksanakan di negara bagian atau teritori yang berbeda di Australia dan juga propinsi di Indonesia.

Apa yang dapat diharapkan oleh peserta Program
Kesempatan untuk:
· Pengalaman pertama tinggal dan menjadi bagian dari sebuah kebudayaan lain;
· Mewakili Negara dan cara hidup masing-masing;
· Belajar dan mengembangkan keahlian bahasa;
· Pengalaman praktis dan pengembangan keahlian yang berhubungan dengan studi akademis atau jenjang karir;
· Pengembangan pribadi: kerjasama tim, keahlian negosiasi, kepemimpinan, kepercayaan diri dan penyesuaian, dll;
· Membangun hubungan yang baik dengan mitra-nya dengan mengembangkan jaringan pertemanan dan jaringan relasi di bidang akademis dan profesi;
· Pemahaman yang lebih luas mengenai hubungan Australia-Indonesia dan kemungkinan kerjasama dan keterlibatannya di masa yang akan datang.

II. Pertukaran Pemuda Indonesia Kanada (PPIK)

Program Pertukaran Indonesia Kanada (PPIK) merupakan program pertukaran pemuda yang dikordinasikan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga dengan organisasi mitra Canada World Youth (CWY).

Program berlangsung selama kurang lebih 6 (enam) bulan, dengan skema 3 (tiga) bulan pelaksanaan program di Kanada dan sisanya di kawasan rural Indonesia. Peserta program akan tinggal bersama sebuah keluarga angkat (host family) dan juga akan dipasangkan dengan seorang peserta program dari Kanada (disebut sebagai counterpart) yang akan menjadi mitra dalam seluruh rangkaian kegiatan selama program berlangsung. Pelaksanaan program akan diawasi dan dipimpin oleh Project Supervisor (PS) yang ditugaskan dari kedua negara.

Kegiatan yang akan dilaksanakan selama program tersusun dalam sebuah rencana kerja (work plan) yang telah disepakati oleh kedua belah pihak (Indonesia dan Kanada). Secara umum, kegiatan selama program terdiri atas pekerjaan sosial (social works), pemberdayaan masyarakat setempat, pengembangan potensi diri peserta sebagai generasi muda, serta berbagai bentuk kegiatan lainnya yang memberikan pengalaman langsung (on-hand experience) pada pemahaman antarbudaya (cross-cultural understanding).

Salah satu dari dua komponen kegiatan utama dalam program ini adalah Work Placement. Melalui kegiatan ini peserta akan terlibat dalam kegiatan pembelajaran secara intensif akan aspek profesionalisme di dunia kerja. Dalam kegiatan ini peserta diawasi dan dibimbing oleh pejabat yang telah ditunjuk pada organisasi yang bersangkutan. Umumnya kegiatan ini dilaksanakan pada berbagai organisasi nirlaba yang turut berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat setempat.

Kegiatan utama lainnnya adalah Educational Activity Day (EAD) atau kerap kali dikenal dengan sebutan Village Day. Kegiatan utama ini berlangsung seharian (merupakan sebuah hari tertentu di setiap pekannya) di mana serangkaian aktivitas yang memacu kreativitas dan logika akan diselenggarakan oleh dan untuk peserta program.

III. Kapal Pemuda ASEAN Jepang

Program Kapal Pemuda Asia Tenggara atau yang lebih dikenal sebagai Ship for South-East Asia Youth Program (SSEAYP) merupakan program pertukaran pemuda yang pertama kali dirintis oleh negara-negara anggota ASEAN dengan Jepang di tahun 1974. Seiring berkembangnya keanggotaan ASEAN, maka di tahun 1997 keseluruhan negara anggota ASEAN telah bergabung di program ini. Program ini dikelola oleh negara-negara peserta program dan Jepang sebagai sponsor utama. Di Indonesia, program ini dilaksanakan di bawah kordinasi Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga.

Secara umum, program ini bertujuan untuk memperkuat jejaring (network) dan pemahaman antarbudaya yang saling menguntungkan (mutual understanding) di antara pemuda Asia Tenggara dan Jepang. Di samping itu, SSEAYP itu sendiri juga dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi pemuda serta memajukan kerjasama internasional melalui pelaksanaan berbagai kegiatan selama program.

Kegiatan Program
Secara umum, kegiatan dalam program ini dikelompokkan menjadi 2 komponen utama; yaitu kegiatan di atas kapal (selama kapal Nippon Maru berlayar; lebih dikenal sebagai “On Board Activities”) dan kegiatan di darat (saat kapal berlabuh) yang lebih dikenal dengan “Country Program”

On Board Activities
Program ini memiliki serangkaian kegiatan yang dilaksanakan saat kapal sedang berlayar, antara lain:

Diskusi: peserta akan dibagi dalam beberapa kelompok sesuai tema diskusi yang paling diminiati. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta mampu menambah pengetahuan dengan saling berbagi informasi bersama peserta dari negara-negara lain.

Solidarity Group Activities: Alih-alih harus berkumpul dengan sesama teman dari negara yang sama, peserta akan dikelompokkan dalam sebuah tim (disebut Solidarity Group, atau lebih dikenal sebagai SG) yang beranggotakan peserta program dari negara-negara yang berbeda. Mereka akan berbaur serta berinteraksi sambil melaksanakan serangkaian kegiatan selama kapal berlayar. Melalui kegiatan kelompok semacam ini peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan serta pemahaman antarbudaya yang lebih kuat.

Club Activities: Dalam kegiatan ini, perwakilan dari masing-masing negara peserta diberikan kesempatan untuk dapat saling berbagi pengetahuan kebudayaan (cultural knowledge) mereka dengan mengajarkan dan mempertunjukkan kepada peserta dari negara-negara lain. Melalui kegiatan ini pandangan peserta diharapkan dapat menjadi lebih luas dengan mengetahui berbagai bentuk aktualisasi kebudayaan bangsa-bangsa lain yang selama ini mungkin belum banyak terpaparkan.

Pertunjukan dan Pameran Kebudayaan (Cultural Performance and Exhibition): Pada kegiatan ini setiap negara peserta program akan diberikan kesempatan untuk dapat menampilkan seluruh kekayaan khazanah kebudayaannya. Pertunjukan dilaksanakan di hall terbesar yang dirancang khusus untuk penampilan panggung (stage performance) di atas kapal Nippon Maru. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan favorit yang mendapatkan banyak perhatian dan sorotan. Meski peserta program bukan lah penampil profesional, namun tak berarti penampilan mereka hanyalah sekedar “apa adanya”. Latihan keras sebelum keberangkatan program di negara masing-masing akan menggembleng peserta untuk dapat memberikan penampilan terbaik bagi negaranya sekaligus kepada seluruh negara peserta program.

Country Program
Country Program dilaksanakan pada saat kapal berlabuh di negara-negara yang disinggahi. Kegiatan dalam “Country Program” bentuknya cukup beragam, bergantung pada pengaturan (arrangement) oleh panitia lokal di negara yang disinggahi. Secara tipikal, sebuah Country Program akan mengambil bentuk-bentuk kegiatan antara lain sebagai berikut:

Welcome Ceremony: Merupakan upacara penyambutan resmi saat kapal berlabuh dan seluruh peserta akan disambut oleh panitia lokal untuk selanjutnya menjalankan serangkaian aktivitas dalam Country Program.

Courtesy Calls: Merupakan kunjungan resmi ke berbagai institusi pemerintah. Umumnya peserta program ini akan berkunjung dan disambut secara resmi oleh kepala negara yang bersangkutan.

Institutional Visits: Dalam kegiatan ini peserta program akan dibagi ke dalam beberapa kelompok, di mana masing-masing kelompok akan berkunjung ke berbagai institusi pemerintah maupun swasta serta beberapa tempat menarik lainnya (misalnya: studio televisi atau institusi media, universitas setempat serta sejumlah obyek wisata).

Interaction with Local Youth: Dalam kegiatan ini peserta akan berinteraksi dengan pemuda setempat di negara yang disinggahi dalam berbagai bentuk kegiatan, antara lain forum diskusi serta berbagai keterlibatan dalam kegiatan kepemudaan setempat lainnya.

Homestay: Dalam kegiatan ini peserta akan tinggal bersama keluarga lokal di negara yang disinggahi. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan pada peserta program untuk dapat merasakan kehidupan sebagaimana layaknya masyarakat setempat. Peserta akan diposisikan sebagai anggota keluarga di mana mereka akan ikut serta melaksanakan ritual harian sekaligus menjalankan berbagai kebiasaan setempat. Diharapkan melalui kegiatan ini peserta mampu mengembangkan kemampuan berinteraksi sosial lintas budaya yang lebih kuat sekaligus menanamkan nilai-nilai persahabatan dan perdamaian.

Farewell dan Send-Off Ceremony: Sebagai penutup kegiatan Country Program, peserta akan dilepas dalam sebuah upacara perpisahan sekaligus pelepasan untuk kembali berlanjut berlayar.

Seleksi & Pendaftaran Program PPAN Jatim 2010

Persyaratan Seleksi

· WNI, Penduduk Jawa Timur (dibuktikan dengan foto kopi KTP yang masih berlaku)
· Memenuhi batasan usia program: Kanada (18-23 tahun), Australia (20-25 tahun), SSEAYP (20-30 tahun) Malaysia (22-27 tahun)
· Sehat jasmani dan rohani
· Bebas narkoba dan tindakan kriminal
· Belum menikah
· Pendidikan minimal SLTA atau sederajat
· Memiliki pengalaman dalam berorganisasi
· Memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dan motivasi yang kuat
· Memiliki kemampuan berbahasa Inggris aktif yang baik
· Memiliki kemampuan & pengetahuan mengenai seni budaya bangsa
· Memiliki wawasan kebangsaan dan antarbangsa yang kuat
· Dapat bekerjasama dalam kelompok dengan baik
· Belum pernah mengikuti program pertukaran pemuda antar negara yang dilaksanakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (ex-Ditjen Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda)
· Menyerahkan formulir pendaftaran yang sudah diisi lengkap (termasuk foto, essay dan jawaban lengkap terhadap semua pertanyaan)
· Lulus seleksi di tingkat provinsi dan bersedia mengikuti semua tahapan selanjutnya di tingkat Nasional

Waktu dan Alamat Pendaftaran
· Download formulir & Pendaftaran:
1 Februari 2010 hingga 11 Maret 2010
· Batas pengembalian formulir terakhir:
Kamis 11 Maret 2010, pukul 12.00 (lewat dari batas waktu tersebut berkas tidak akan diproses)
· Lokasi pengembalian formulir:
Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Jawa Timur,
Bidang Pengembangan Kreatifitas Pemuda,
Jl. Kayun 56 Surabaya, Tel: 031 – 5345507

Info selengkapnya: http://www.pcmijatim.org/index.php/home.html

Iklan

4 thoughts on “Info Pertukaran Pelajar

  1. ma’af sebelumnya,,,
    tanggal yang tercantum di atas hanya untuk kawasan pulau jawa dan sekitarnya atau berlaku untuk semua provinsi???
    soalnya saya dari provinsi sumatra barat.
    terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s